

in other terms, efek placebo mungkin ya.CHAPTER 10
SELF-FULFILLING PROPHECY

Bisa juga placebo effect, iya memang gk mudah, aku baru pelajari pada saat usia ku 30an akhir, kalau otak kita sering memanipulasi pikiran kita sendiri.. Yg berujung dengan pengharapan, setelah itu, kekecewaan yg pasti,, warnain dlu bendera putihnya bang sam, cari warna apapun yg bisa buat kita bertahan.. Sedikit lagi aja..in other terms, efek placebo mungkin ya.
emang sebegitu kuatnya pikiran dan ekspektasi mempengaruhi realita.
tapi kadang enggak segampang itu untuk memanipulasi diri sendiri kalau semuanya akan baik" aja.
banyak perdebatan dengan diri sendiri dan kontemplasi yang cukup panjang,
sampe di titik mau dan rela mengangkat kedua tangan dan mengibarkan bendera putih.
Bisa juga placebo effect, iya memang gk mudah, aku baru pelajari pada saat usia ku 30an akhir, kalau otak kita sering memanipulasi pikiran kita sendiri.. Yg berujung dengan pengharapan, setelah itu, kekecewaan yg pasti,, warnain dlu bendera putihnya bang sam, cari warna apapun yg bisa buat kita bertahan.. Sedikit lagi aja..
Hahaha padahal diri sendiri juga butuh advice.. Masama bangyess the key wordnya itu "harapan"
but sometimes, ketika mewarnai bendera putih itu yang ada malah berantakan,
ngotorin tangan yang harusnya bersih.
but eniwaei baswei, thank you so much for your advice and kindness.
glad can help

Hahaha padahal diri sendiri juga butuh advice.. Masama bangglad can help
![]()
Kl diri sendiri banyak memaklumi, banyak mengasihani, jd bias dengan harapan itu sendiriwkwkwk... kadangnya advice itu juga bisa ke diri sendiri ya..
malah kecenderungan utk ngasih alasan dengan dalih pembenaran... 


yang apa tuh....Kl diri sendiri banyak memaklumi, banyak mengasihani, jd bias dengan harapan itu sendirimalah kecenderungan utk ngasih alasan dengan dalih pembenaran yang...
![]()



hahahahaayang apa tuh....![]()


kenapa bisa ada kata "yang" Di situ.. Cius gk sadar 




Bisa, manifest kata2juga bisa diiringi sama gesture kita bang, kayak tap2nadi kita, dahi kita, tap2jantung kita, tap2aja pelan2,sentuhan kayak gitu seakan menyadarkan diri kalo kita aware koq sama tubuh kita, kita hadir koq utk diri kita,hihiihihihi... kiranya ada terusannya..
eniwei, sugesti ini bisa menjadi kayak candu kah?
i mean, menjadi obat penenang saat segalanya jadi feeling blue.
Bisa, manifest kata2juga bisa diiringi sama gesture kita bang, kayak tap2nadi kita, dahi kita, tap2jantung kita, tap2aja pelan2,sentuhan kayak gitu seakan menyadarkan diri kalo kita aware koq sama tubuh kita, kita hadir koq utk diri kita,
Kl di agama islam, aku lakuin hal ini, kadang manisfest dilakukan setelah shalat, kita letakkan telapak tangan kita di jantung (atau hati, pokoknya di dada) lalu kita ucap, saya hadiahkan Al-Fatihah untuk diri saya sendiri, Terima kasih sudah menjadi kuat, terima kasih sudah memberi makan diri ini dengan makanan sehat, Terima kasih untk menyerah..Etc.. Something like that.. Dan ini sgt berguna bagi aku ketika aku feeling so blue and low..walau gk seketika juga ya feeling better dan efek/dampaknya juga pasti berbeda-beda ke tiap org.
Sebenarnya gesture atau perilaku itu kayak narik alam bawah sadar kita utk ttp grounding to earth.. Kl diambil analoginya ya hehehe kl masalah faith, balik ke diri masing2, misal tanpa ucapan manifest yg baik2juga setau aku bisa dilakukan sm org2yg terkena panick attack, mereka gak bisa kontrol pikiran mereka ketika panick attack tp mereka bisa kontrol tubuh mereka, semacam "slap in a face to wake u up" Sort of thing..bisa kebetulan ya, kebetulan kemarin malam ikut kayak mentoring via zoom online.
advicenya kurang lebih sama kalo kalian abis shalat terus zikir, usap" kepala, badan, ke dada.
sambil bilang maaf dan terima kasih. pake nangis dipersilahkan.
dengernya sih agak skeptis tapi bukan karena enggak percaya Tuhan ya.
belum nerapin sih. cuma belum sure aja.
next coba deh..
thank you in advance, sis.
sehat" selalu jiwa raga.. sistah
.CHAPTER 11
PERSONALITY DISORDER
Tenkiyuuuuulove this chapter.
thank yiiiuuu, for the effort, sis.

Abaang, maksudnya high self esteem atau rasa percaya diri yg tinggi, atau over confident? Kalau over confident ada di pembahasan aku yang Dunning-Kruger effect bang (mgkin nyambung hehehe)just curios, mungkin masih lingkup personality disorder ya.
over-esteem ama NPD, menurutmu ada kesamaan kah?
is there any better way how to face kind of this personality, khususnya over-esteem?

coba diperjelas lagi? 
Mungkin bisa disebut over confident ya, tapi bukan dunning kruger sih kayaknya ya, punya IQ Score 122Abaang, maksudnya high self esteem atau rasa percaya diri yg tinggi, atau over confident? Kalau over confident ada di pembahasan aku yang Dunning-Kruger effect bang (mgkin nyambung hehehe)
Kl high self esteem, bisa berdampak positif, karena ketika percaya diri kita tinggi, mayoritas punya prinsip yg kuat, jd kayak semacam ragu, atau takut, jarang dimiliki oleh org yg punya rasa percaya diri yg tinggi, maaf kl gk nyambungcoba diperjelas lagi?
![]()
Abaaang, aku coba kasih POV akuu yaa, kl over confidence (OC) sama ignorance beda bang. OC lebih ke show off, tapi wreckless, lebih sering meremehkan resiko atau pendapat orang lain, tapi mereka setidaknya perduli dengan pendapat orang lain karena butuh validasi untuk merasa paling benar dan paling tau segalanya walau dengan pengetahuan yang minim. Sedangkan kalau ignorance, mereka lebih gak perduli dengan org2bahkan jarang memiliki empati, hampir ke egosentris, makanya kl org yg abang maksud memiliki empati, sepertinya dia bukan ignorance, hanya dia belum ada guidance utk masa depannya aja jd lebih memilih cuek. Ignorance itu dampaknya jelek bgt bang, kyk ketika dihadapkan di situasi di mana ada seseorang yg butuh pertolongan bahkan persoalan hidup dan mati, seorang ignorance bisa tanpa bersalah menolak memberikan bantuan karena merasa itu bukan tanggung jawab dia, kalau OC, biasanya justru akan maju membantu walau nirempati dan gk sepenuhnya paham apa yang dilakukan.. Kondisi si orang yg abang maksud utk menghadapinya coba kasih gambaran kalo kita support apapun keputusan dia, asal gak melanggar norma2(atau hal2yg gk bertentangan dgn masyarakat etc.), kl kata abang dia gk peduli dgn masa depan, maybe he/she still figures out what he/she wants in her/his life but not ready for facing the reality..Hope u understand what I'm saying bangMungkin bisa disebut over confident ya, tapi bukan dunning kruger sih kayaknya ya, punya IQ Score 122
Efeknya tuh jadi lebih ke ignorance, gak perduli ama masa depan, tapi empatinya tinggi banget.
Kek jadi bingung aja sih how to face it.
Kl di kerasin jadi menjauh, dikasih realitanya malah merajuk.
just need other advice dari banyak perspective.
semoga aku nyambung yg abang maksud ya 

Abaaang, aku coba kasih POV akuu yaa, kl over confidence (OC) sama ignorance beda bang. OC lebih ke show off, tapi wreckless, lebih sering meremehkan resiko atau pendapat orang lain, tapi mereka setidaknya perduli dengan pendapat orang lain karena butuh validasi untuk merasa paling benar dan paling tau segalanya walau dengan pengetahuan yang minim. Sedangkan kalau ignorance, mereka lebih gak perduli dengan org2bahkan jarang memiliki empati, hampir ke egosentris, makanya kl org yg abang maksud memiliki empati, sepertinya dia bukan ignorance, hanya dia belum ada guidance utk masa depannya aja jd lebih memilih cuek. Ignorance itu dampaknya jelek bgt bang, kyk ketika dihadapkan di situasi di mana ada seseorang yg butuh pertolongan bahkan persoalan hidup dan mati, seorang ignorance bisa tanpa bersalah menolak memberikan bantuan karena merasa itu bukan tanggung jawab dia, kalau OC, biasanya justru akan maju membantu walau nirempati dan gk sepenuhnya paham apa yang dilakukan.. Kondisi si orang yg abang maksud utk menghadapinya coba kasih gambaran kalo kita support apapun keputusan dia, asal gak melanggar norma2(atau hal2yg gk bertentangan dgn masyarakat etc.), kl kata abang dia gk peduli dgn masa depan, maybe he/she still figures out what he/she wants in her/his life but not ready for facing the reality..Hope u understand what I'm saying bangsemoga aku nyambung yg abang maksud ya
![]()












