Halo semua, Ini cerita baruku. Sudah lama nggak nulis, tapi semoga masih bisa lah.
Karina - Bagian 1
Panggil aku El.
Sudah hampir 20 tahun aku berpisah dengan suamiku. Hidup kami terpisah jauh, namun tahun ini kami cukup sering berjumpa lagi, terutama karena anak perempuan kami, Karina, yang sekarang berusia 32 tahun,seringkali memaksa, ingin menjadi lebih dekat dengan papanya, begitu argumen dia. Aku melihatnya sebagai sesuatu yang wajar, bayangkan saja, terakhir mereka bertemu adalah saat Karin masih berusia 5 tahun. Kisahnya panjang, tapi aku tak ingin membahas soal itu sekarang.
Awalnya aku senang, pikirku, akhirnya anakku bisa kembali memiliki sosok seorang ayah. Namun setelah beberapa kali mereka berjumpa, aku mulai merasa ada sesuatu yang janggal. Cara suamiku memandang Karin... itu bukan pandangan seorang ayah yang normal pada anaknya. Seringkali aku mendapati bagaimana matanya menatap terlalu lama. Menelusuri leher Karin, dada yang membusung saat ia tertawa, pinggul yang bergoyang saat berjalan. Ada api nafsu di matanya, aku tahu persis tatapan seperti itu. Ada rasa lapar yangkulihat jelas di sana.
Aku diam-diam semakin memperhatikan. Setiap kali mereka berdekatan, perutku selalu mulas. Ada rasa jijik yang sedemikian mencekat. Bagaimana mungkin seorang ayah memandang anak kandungnya dengan tatapan seperti itu?
Masalahnya lagi, semakin aku memikirkan tatapannya yang penuh nafsu itu, semakin aku gelisah. Ada rasa hangat yang akrab muncul pada selangkanganku, pada tubuhku yang sudah menua ini. Aku malu mengakuinya, namun entah bagaimana... aku basah setiap kali teringat cara ia memandang Karin.
Apakah aku mulai gila?