felaaanda
Semprot Kecil
-Mengulang Tahun-
Ingatanku tergolek, saat aku duduk di tepi pantai melihat hamparan ombak dan sapuan angin.
Menelisik ke dalam jiwa, mengingatkanku mengulang tahun penuh kenangan itu.
Masa-masa dimana aku dan mereka yang hanya tahu main saja.
Lalu mendengar teriakan ibu agar aku pulang untuk mandi atau mengaji atau omelan ibu, masakan ibu, mengurusiku.
Atau omelan abang karena aku terlalu banyak main.
Banyak tertawa dan menangis akan hal sesederhana melempar ejekan, berbagi jajanan, bermain mainan viral pada zaman itu.
Dan aku tersadar dari lamunan, banyak mengulang tahun membuat hal-hal sudah tak sesederhana itu, kini.
Ah, aku rindu.
Ingatanku tergolek, saat aku duduk di tepi pantai melihat hamparan ombak dan sapuan angin.
Menelisik ke dalam jiwa, mengingatkanku mengulang tahun penuh kenangan itu.
Masa-masa dimana aku dan mereka yang hanya tahu main saja.
Lalu mendengar teriakan ibu agar aku pulang untuk mandi atau mengaji atau omelan ibu, masakan ibu, mengurusiku.
Atau omelan abang karena aku terlalu banyak main.
Banyak tertawa dan menangis akan hal sesederhana melempar ejekan, berbagi jajanan, bermain mainan viral pada zaman itu.
Dan aku tersadar dari lamunan, banyak mengulang tahun membuat hal-hal sudah tak sesederhana itu, kini.
Ah, aku rindu.
Terakhir diubah:











