ParamparaAndrolog
Guru Semprot
wah dah ada banyak pertanyaan... iya HS dekat masa subur kalau memang mau anaknya laki-laki, tapi yah itu tetap gak 100% yah@ParamparaAndrolog Nanya dong dok!
Bener ga sih kalau ada trik khusus yang bisa membuat kemungkinan untuk dapat baby dengan gender yang diinginkan lebih besar?
(Seperti HS saat awal ovulasi, calon ibu/ayah harus mengkonsumsi makanan yang mengandung hormon/zat tertentu sebelum HS, pH memiaw harus sekian, dll)
Maaf nanya terus disini, ga berani nanya di X![]()
Menurut Shettles, waktu hubungan seksual yang dilakukan dalam kaitannya dengan ovulasi adalah faktor kunci dalam menentukan jenis kelamin anak. Lalu apa yang dilakukan dalam metode shettles
Untuk Memiliki Anak Laki-laki: Hubungan seksual sebaiknya dilakukan sedekat mungkin dengan waktu ovulasi. Karena sperma Y lebih cepat, mereka dianggap memiliki peluang lebih besar untuk membuahi sel telur saat ovulasi baru saja terjadi. Selain itu, Shettles juga menyarankan penetrasi yang lebih dalam untuk membantu sperma Y mencapai sel telur lebih cepat.
Untuk Memiliki Anak Perempuan: Hubungan seksual sebaiknya dilakukan beberapa hari sebelum ovulasi. Sperma X, yang lebih lambat tetapi lebih tahan lama, diharapkan mampu bertahan lebih lama di dalam tubuh wanita sampai ovulasi terjadi, sementara sperma Y yang lebih lemah mati lebih cepat. Penetrasi yang lebih dangkal juga dianjurkan untuk memperlambat perjalanan sperma ke sel telur.












